Sponsor

Sabtu, 23 Februari 2019

Merokok Membunuhmu ! Benar atau Tidak

Haramkah Rokok ? | Menghilangkan Candu Rokok | Hukum Rokok 





Merokok Membunuhmu ! Benar atau Tidak
Konspirasi Larang Rokok
       Merokok Membunuhmu ! Kalimat yang mudah dijumpai pada tayangan iklan rokok di stasiun televisi kita. Lebih gampngnya kita juga dapat melihat tulisan tersebut di bungkus rokok. Apapun merknya.

       Menurut anda apakah benar rokok itu memang dapat membunuh kita? Saya tidak yakin. Memang secara riset kedokteran demikian. Namun apakah para pasien sakit Jantung, Kangker bahkan Paru-Paru yang terglimpang di Rumah Sakit di sekitar kita memang disebabkan merokok. 100 %? Tidak. Malah bagi mereka yang bukan perokok justru mempunyai penyakit Jantung dan Paru-Paru. Padahal di Jepang dan Yunani dimana sebagian penduduknya menikmati sebagai perokok aktif. Namun mereka memiliki pasien penderita kangker, paru-paru. Sebaliknya, beberapa negara yang begitu getol memerangi rokok seperti Amerika, Rusia serta beberapa negera di kepualan Pasifik selatan malah memiliki penderita kangker dan paru-paru cukup tinggi.


Haramkah Rokok ? | Menghilangkan Candu Rokok | Hukum Rokok 

       Selain itu, puluhan tetangga saya, sudah sejak kecil terbiasa menghisap rokok. Kini umurnya telah lanjut usia. Namun sakit yang pernah diderita olehnya sekedar pilek, sakit kepala dan pegel linu.
       Perlu kita ketahui, bahwa pelarangan penayangan atau anti rokok sering kali digulirkan oleh golongan dari barat. Lantas kenapa jika golongan dari barat yang mengeluarkannya?
       Bagi orang awam memang tak ada masalah. Sedang bagi sebagian kelompok masyarakat Indonesia rokok tetap saja dianggap berbahaya bahkan ada yang mengharamkannya.

       Namun jika ditarik pada teori keterkaitan ekonomi global. Pelarangan ini dapat diasumsikan untuk mematikan perekonomian bangsa Indonesia. Alasannya, sebagian perekonomian masyarakat Indonesia terlebih di wilayah Jawa. Sangat tergantung pada penjualan rokok. Ribuan bahkan jutaan masyarakat Jawa bekerja pada perusahaan rokok. Lantas jika rokok sampai benar-benar dilarang beredar dan waktunya berbarengan dengan Asean Economic Community (Perdagangan Bebas Se-Asia Tenggara) 2015 apa yang akan terjadi? Tepat, PHK terjadi dimana-mana; pengangguran berkeliaran tak terkendali jumlahnya; in come pendapatan rumah tangga berkurang; parahnya masyarakat akan lebih kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Perlu diketahui bersama, bahwa di wilayah Jawa seperti Kediri, Bojonegoro dan Kudus. Pemenuhan ekonomi masyarakatnya sangat dibantu dari pemasukan sebagai buruh pembuat rokok.
       Lantas bagaimana nasib mayarakat Indonesia paska di larangnya peredaran rokok, nantinya. Pun demikian pemerintah dan beberapa golongan anti rokok tak dibenarkan sekedar melarang tanpa memberi solusi pekerjaan.

       Kembali ke teori keterkaitan ekonomi global. Jelas kaum kapitalis barat sangat senang adanya pelarangan rokok di Indonesia. Karena larangan tersebut, akuisisi saham perusahaan rokok sampoerna oleh Philip Morris kenapa terjadi? Lalu, kenapa iklan rokok di televisi Indonesia sebagian besar dikuasai oleh perusahaan tersebut? Aneh bukan. Lama kelamaan kita pun dapat kehilangan seluruh aset saham perusahaan kita. Pertama rokok. Esok hari bisa jadi Lombok, Bereas, produksi Pesawat terbang, mobil, laptop atau apa lagi.
       Pelarangan ini akan membuat perekonomian masyarakat melemah. Daya beli tetap tinggi sedang alat pemenuhan daya beli, Uang, berkurang. Negara bakalan susah kembali, utang luar negeri bakalan ditingkatkan guna penyesejahteraan rakyat saat itu. Padahal hutang luar negerilah yang selama ini membungkam perkembangan-kiprah kita. Kenapa tidak ! Saat ini, hutang kita mencapai U$ 300 triliun.

Haramkah Rokok ? | Menghilangkan Candu Rokok | Hukum Rokok | Berhenti Merokok dari sekarang |

Sudut Pandang Mana?
Sudut pandang mana? Sebuah pertanyaan mendasar yang dapat kita gunakan untuk mengkaji pelarangan rokok. Apakah kita kita berniat melarang, mencegah peredaran, atau membiarkan rokok tetap berkeliaran di negeri kita.



0 komentar:

Posting Komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net