Peran Tki Bagi Negara | Pendapatan Tki Untuk Negara | Asumsi Tenaga Kerja Indonesia Untuk negara | Perlindungan Negara Untuk Tki | Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia | ketidak pedulian Pemerintah terhadap Tenaga Kerja Indonesia
Pemaknaan pahlawan dahulu erat kaitanya dengan keberadaan seseorang
yang melakukan bela Negara atau Seseorang yang telah memberikan sumbangsihnya
kepada orang lain dengan sepenuh hati. Menurut (tokoh) pahlawan adalah …
(jenis-jnis pahlawan)
pahlawan sendiri juga memiliki banyak maccamnya, seperti : pahlawan kesiangan,
pahlawan opportunity, atau pahlawan tanda jasa.
Membahas tentang pemahaman pahlawan tanda jasa bukan lagi seorang
guru yang mengajar tanpa harus dibayar bukan. Tapi dalam kacamata modern
pahlawan tanpa tanda jasa dapat seperti seseorang pembayar pajak. Kenapa,
karena pada entitasnya seseorang yang bekerja bukankah seharusnya untuk
memenuhi kebutuhannya sendiri. Terlihat jelas jika seorang pembayar pajak
adalah pahlawan tanda jasa. Dikarenakan mereka telah melakukan sebuah praktik
menyumbangkan dananya untuk orang lain tanpa berharap mendapatkan imbalan dari
pemberiannya tersebut.
Peran Tki Bagi Negara | Pendapatan Tki Untuk Negara | Asumsi Tenaga Kerja Indonesia Untuk negara | Perlindungan Negara Untuk Tki | Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia | ketidak pedulian Pemerintah terhadap Tenaga Kerja Indonesia
Iya, TKI ! Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Mereka dikatakan TKI
karena berasal dari Indonesia. Pahlawan modern ini kerapkali disebut-sebut juga
sebgai pahlawan devisa. Dimana mereka membayar pajak atas kegiatannya saat
berada diluar negeri. TKI selama ini banyak memberikan sumbangsih nyata bagi
Negara kita tercatat (jumlah pemasukan tki pertahun)
Bukanlah soal kenapa masyarakat kita tertarik pergi mencari seunjal sangkar untuk diteduhi.
Melainkan kenapa pahlawan modern ini seolah-oleh kurang begitu diperhatikan
nasip, kondisi, dan keberadaanya. Kenapa tidak catatan (pelanggaran kpada tki). Lalu apa yang terjadi pada pemikiran kita
saat ini hingga rela memeras jasa pahlawan modern namun mereka seolah tidak
diberikan ruang untuk menikmati jasa mereka atau basa enaknya imbalan yang akan
kita berikan setelah mereka banyak membantu kita.
Peran Tki Bagi Negara | Pendapatan Tki Untuk Negara | Asumsi Tenaga Kerja Indonesia Untuk negara | Perlindungan Negara Untuk Tki | Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia | ketidak pedulian Pemerintah terhadap Tenaga Kerja Indonesia
Disatu titik tertentu mungkin Negara telah memiliki lembaga-lembaga
penyelidik pelanggaran luar negeri, lembaga independen HAM, aktivis HAM, …
namun realitanya mampukah kita meluangkan sejenak waktu 5 atau sepuluh menit
saja untuk bertanya kepada TKI yang
sudah turun ke negeri asalnya, tentang bagaimana keadaan TKI disana, nasibnya,
keberadaanya dan perjuangan para aktivis Negara dalam membela, menaungi,
membantu setiap permasalahan TKI kita.
Hal yang mencolok bisa jadi muncul dari sudut pandang yang berbeda
ketika kita tidak mampu menghargai jasa-jasa pahlawan kita sendiri. Lalu Negara
luar pun akan berfikir “ah…kenapa kita
harus takut dan bingung tentang kesejahteraan babu Indonesia, bebaslah mereka
kita suruh kemana-mana karena mereka kita gaji, bebas pula mereka kita
apa-apakan karena mereka ada untuk melayani kami.”.
Peran Tki Bagi Negara | Pendapatan Tki Untuk Negara | Asumsi Tenaga Kerja Indonesia Untuk negara | Perlindungan Negara Untuk Tki | Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia | ketidak pedulian Pemerintah terhadap Tenaga Kerja Indonesia
Lantas bagaimana cara kita menghargai pahlawan tanda jasa modern
alias TKI. Setelah begitu banyaknya kesenjangan, pembunuhan, pelanggaran
seksual, kekerasan, ketimpangan keadilan mendera mereka. Bukankah seharusnya
Negara mampu dan wajib memberikan sebuah consensus nyata dalam menghargai
jasa-jasa mereka selama ini. Mungkin sebuah perlindungan dan jaminan khusus dapat
dianggap cukup mewakili. Seperti pemberian jaminan hokum, jaminan Pulang
kenegara asal, dan jaminan keselamatan.
Peran Tki Bagi Negara | Pendapatan Tki Untuk Negara | Asumsi Tenaga Kerja Indonesia Untuk negara | Perlindungan Negara Untuk Tki | Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia | ketidak pedulian Pemerintah terhadap Tenaga Kerja Indonesia
Untuk itu pada dasarnya bukan hanya pemerintah yang dianggap lalai
menaganai masalah TKI dalam hal ini tapi seharusnya media sosial komunikasi dan
surat kabar juga ikut mengusung wacana sosial yang terjadi pada TKI. Perhatian
khusus yan bukan sekedar solusi praktik sekali jalan lantas selesai. Namun
bagainama usaha pemerintah dan media komunikasi sosial dapat menciptakan
keberlangsungan perlindungan terhadap warga Negara kita yang berada di tanah
seberang itulah yang seharusnya dirapatkan kembali.
Sejauh ini hanya sebagian TKI saja yang mendapatkan perlindungan
dari pemerintah serta hanya sebagian juga TKI yang nasibnya diliput oleh media.
Pengetahuan tentang realita TKI tentu perlu dipubis. Tujuannya agar masyarakat
kita juga ikut merasakan nasip para imigran kita jika mreka senang kit ikut
senang, jika mereka susah kita ikut susuh, atau setidaknya cukup tahu tanpa
bertindak atau bahkan sebaliknya.
Peran Tki Bagi Negara | Pendapatan Tki Untuk Negara | Asumsi Tenaga Kerja Indonesia Untuk negara | Perlindungan Negara Untuk Tki | Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia | ketidak pedulian Pemerintah terhadap Tenaga Kerja Indonesia
Bukankah mantan Proklamator Ir. Soekarno pernah berpesan jangan
lupakan “Jas Merah” yang kadang ditafsirkan dengan makna "HANyA
BANGSA yANG MENGHARGAI PAHLAWAN PAHLAWANNyA yang DAPAT MENJADI BANGSA yANG
BESAR". Lontaran pak karno ini justru seharusnya direnungkan
ketika hari ini nasip TKI berada diambang ketidak sempurnaan nasipnya.








0 komentar:
Posting Komentar