Akhlak dalam
arti bahasa (etimologi) adalah budi perkerti, perangai, tingkah laku atau
tabiat.
Secara Istilah (terminologis) ada beberapa definisi antara lain:
Imam Ghazali (Yunahar Ilyas 2005: 2) akhlak adalah sifat yang tercantum
dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan dengan gampang atau mudah tanpa
memerlukan pemikiran dan pertimbangan.
Ibrahim Anis ( Asmaran,AS.:
1994:2) akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang dengannya lahirlah
macam macam perbuatan, baik atau buruk tanpa membutuhkan pemikiran dan
pertimbangan.
Abdul Karim Zaidan mengatakan: Akhlak adalah nilai – nilai dan sifat
sifat yang tertanam dalam jiwa, yang dengan sorotan dan timbangannya seseorang
dapat menilai perbuatannya baik atau buruk, untuk kemudian memilih melakukan
atau meninggalkannya.
Dari ketiga definisi di atas sepakat bahwa akhlak itu adalah sifat yang
tertanam dalam jiwa manusia, sehingga ia akan muncul secara spontan jika
diperlukan, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Karena itu akhlak
harus bersifat konstan, spontan, tidak temporer dan tidak memerlukan pemikiran
dan pertimbangan serta dorongan dari luar.
Disamping istilah akhlak, dikenal istilah moral dan etika. Moral menurut
Dictionary of Education (Asmaran AS. 1994:8) adalah suatu istilah yang
digunakan untuk menentukan batas batas dari sifat, perangai, kehendak, pendapat
atau perbuatan yang secara layak dapat dikatakan benar, salah, baik, buruk. Dan
menurut Hamzah Ya’kub (1983:14) moral adalah sesuai dengan ide – ide yang umum
diterima tentang tindakan manusia mana yang baik dan wajar. Etika menurut
Dictionary of Education (Asmaran .AS. 1994: 6) adalah ilmu tentang filsafat
moral, tidak mengenai fakta, tetapi tentang nilai nilai, tidak mengenai sifat
tindakan manusia, tetapi tentang idenya. Menurut Hamzah Ya’qub (1993: 13) etika
adalah ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan
memperhatikan amal perbuatan manusia sejauh yang dapat diketahui akal pikiran.
Sekalipun dalam istilah akhlak, moral dan etika memiliki kesamaan yaitu
sama sama membicarakan masalah baik dan buruk, tetapi memiliki dasar dan
standar yang berbeda. Akhlak menggunakan standar Al Qur’an dan Sunnah. Moral
berstandar adat kebiasaan masyarakat secara umum atau budaya, sedang etika
menggunakan standar pertimbangan akal fikiran /filasafat.








0 komentar:
Posting Komentar